26/11/2014

CC #18

Kalau disuruh tepuk tangan,
tepuk tangan.
Padahal nggak bagus.

Kalau bingung,
garuk kepala.
Padahal nggak gatel.

Kita sebagai orang awam yang tidak pernah melakukan aksi perang, sesungguhnya tidak tahu suara tembakan pistol atau senapan yang dilakukan secara terus-menerus. Namun dengan adanya film sebagai media hiburan, otak kita 'dicuci' sehingga masyarakat berasumsi bahwa menembak, hanya sesederhana itu. Begitu pula dengan cara mengemudi, atau bahkan menjalin hubungan dengan pasangan. Pusat pengendalian kita secara tidak sadar sudah punya settingan tertentu yang tidak seharusnya kita miliki. Kebiasaan yang sudah dimulai dari kecil susah untuk diubah, tapi secara perlahan-lahan, bisa.

Orang-orang cenderung meniru apa yang ada di lingkungan mereka, tanpa mempertimbangkan baik-buruknya hal tersebut. Atau bahkan tanpa ragu-ragu, tidak menjadi dirinya sendiri hanya untuk sesuatu yang barangkali mendongkrak popularitas mereka. Bukan, bukan itu tujuan dari hidup itu sendiri. Saya melihat dunia melalui mata saya, and it gets deeper every day. Semakin meluas dan menyempit pada saat yang bersamaan. Dan semakin rinci cara saya mempertanyakan sebuah pertanyaan.

"...Pretend knowing nothing, and you will learn better that way." - Her

No comments:

Post a Comment